berisi cerita kacangan yang ga penting. cerita ini bisa aja merupakan my real story atau bisa aja my friend's real story atau bisa juga story yang gue karang abis saat lagi ga ada kerjaan dan koneksi internet ga memungkinkan untuk streaming K-Drama.
I decide few months ago to keep writing on my blog event just a few word. But in reality, I never do that for long long time...
So I will try my best to write again.
Tau ga, di sosmed hari ini banyak banget berita tentang pengantin baru yang meninggal setelah minum kopi beracun di salah satu kafe di mall tempat gue biasa beredar (untuk bekerja).
Turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk almarhumah, pasangannya dan keluarganya.
But thats not what I wanna talk about.
Menurut rumor sementara, racun itu berasal dari temannya sendiri.
Nah itu yang gue mau bahas. SAHABAT.
Ada berapa sih sahabat yang kalian miliki? Seperti apa sih teman yang bener2 kalian anggap BFF?
Most important question is, do you really have at least one people that you can call your best friend?
For me, best friend artinya:
Temen yang ga harus selalu jalan ama kamu, tapi siap berbagi every experience jalan ama yg lain dengan kamu.
Temen yang siap mendengarkan crita kamu dari yg paling garing sampai yg paling rahasia dan liar.
Temen yang bersamanya kamu bisa memakai bahasa sesukamu tanpa takut bakal dijudge melanggar sopan santun dan etika
Temen yang bisa membahas apa saja dan menertawakan apa saja dan setiap pembicaraan berakhir akan otomatis melupakan yang tadi kalian bahas sehingga ga perlu takut bakal bocor kemana mana
Temen yang siap menemani kamu do stupid crazy things togethet without asking why
Temen yang berteman dengan kamu tanpa hidden agenda apalagi punya niat naruh racun di kopi kamu.
Itu adalah definisi gue soal BFF,
Im so lucky I have few friends like that..we knew each other since high school and keep in touch untill now.
Let me start my letter by introduce my self to you...
My name is Ennopi, of course it's not the name that I put on my Id card.
Long time ago, Ive been in love with one man, its not workin well between us and we have to separated now.
If you dont mind, I really wanna ask you few thing?
.......
Ok you keep silent, silent means yes right?
1. Why people keep fallin in love even they know love is something they can not guarantee will last forever?
It take your energy, your emotion, your time and still you can not guarantee it will be forever.
2. Why love itself never give us warning or a sign before come into our heart? Be polite please. Knock before you enter the door!
3. Why love most of the time become blind love? Why people always say love is blind. Hey love, do you have a pair of eyes?
4. Why love make smart people become fool one? Their brain become paralyze. Cant think, cant analyze, cant be smart again.
5. Why I keep fallin in love while I know exactly that love will make me sacrifice my self again?
6. Why love make us only think and consider our love one before our self and not our self first?
There so much question more that I wanna ask to you Love..
but I realize, I can find the answer in my heart by my self.
I can control love when Im not completely in love, but when I completely fallin in love, all function from my brain and logic will collapse and turn off.
So its all come back to us. You wanna jump into that feeling, swim in an relation river with streamside that maybe drained out your emotion someday;
Or you wanna choose the other path, not so much in love still have a logic but feel a litle bit boring with that flat relation
It all up to you. But in fact, usually we can not choose the one we want. We just falling in love without reason.
It's so scary when you find someone's else life was really similar with your life.. And you started ask yourself is : is there anyone out there duplicate my life? Tapi kayaknya ga mungkin ada yang mau mencontek hidup gue yang miserable ini ya :p Orang seharusnya mencontoh kehidupan orang lain yg berprestasi.
Prestasi gue yang terbesar adalah kemampuan gue menjadi bukti hidup konsistensi itu ada. Gue konsisten sejak Sekolah Dasar. Sejak kelas 1 SD sampai hari terakhir gue di Sekolah Menengah Atas gue sudah memutuskan bahwa gue tidak akan pernah membuat Pekerjaan Rumah. Kenapa? Karena gue merasa waktu yang gue habiskan untuk bangun pagi, datang ke sekolah, menerima pelajaran, mencatat dan merelakan jam tidur siang adalah sudah sangat cukup. Ya iya dong, masa sih gue harus lagi mengambil waktu untuk bermain untuk tidur dengan membuat PR? Itu ga adil buat masa muda gue.. Jadi singkat cerita, sejak kelas 1 SD gue sudah menolak untuk membuat PR. Setiap hari gue selalu menghabiskan waktu berdiri di depan kelas, bukan karena gue pinter dan maju untuk ngerjain soal di papan tulis, tetapi untuk berdiri dengan 1 kaki sambil tangan menjepit telinga gue sendiri, alias gue dihukum! Yang paling menderita akibat prestasingue adalah bokap gue. Bokap gue tiap hari harus datang memenuhi panggilan guru. Bokap gue tiap hari juga harus mengantar gue sampai di kelas karena telat akibat ga mau bangun dan sudah pasti ga mandi. Bokap gue juga tiap minggu harus datang untuk menjelaskan kenapa pinggiran rok anak perempuannya terbuka jahitannya (penting ga sih?) Bokap gue harus sering menjemput lebih cepat karena gue diusir dari kelas cuma gara-gara kedapatan membawa komik dalam tas. Selain itu, gue memiliki posisi tetap selama sejarah persekolahan gue di SD Kelas 1 posisi yang gue booking adalah depan kelas samping papan. Kelas 2 posisinya pindah depan kelas samping meja guru, karena terbukti kalau guru ga melihat ke gue, kaki gue keduanya napak di lantai. Kelas 3 posisi gue pindah di depan pintu kelas bagian luar, alias gue disuruh keluar kelas. Kelas 4 gue dapat promosi, sekarang gue di tempatkan di depan tiang bendera, dapet bonus siraman cahaya matahari pula. Kelas 5... gue ga dapet posisi, gue kalaupun salah disuruh tetep di bangku gue, dan ibu guru gue yang malah pindah duduk disamping gue... Ini gawat, ini diluar prosedur yang seharusnya terjadi Gue panik, tapi gue juga tiba-tiba merasa ga tega melihat kepedulian guru gue yang dengan sabar duduk setiap hari disamping gue, sambil ngajarin semua hal yang perlu gue ketahui untukbertahan hidup di kelas 5 ini. Gue itu sebenarnya ga bodoh atau kurang pintar, cuma malas mikir. Dan itu yang lebih parah dari kebodohan atau kekurangpintaran. Jadi saat guru gue pindah duduk ke samping gue, jadilah mau ga mau gue terpaksa jadi rajin, karena aneh juga rasanya saat guru kalian menyuruh kalian mengerjakan tugas dan kalian cuma duduk-duduk santai sambil menggambar lingkaran kecil lingkaran besar di buku. Tapi ternyata teknik pemaksaan halus tanpa memakai drama ngomel-ngomel ini sukses berat, dari ranking 35-39 dari 40 siswa di kelas, gue tiba-tiba menyalip menjadi ranking 2. Keajaiban terjadi di kelas kami!!! Guru gue puas banget dengan hasilnya, dan dia dengan suka rela pindah kembali ke meja asli beliau di depan kelas. Tapi beliau membuat masalah baru buat gue, sejak gue menjadi ranking 2 maka hidup gue aseli jadi berantakan. Gue ga bisa lagi leyeh-leyeh sambil tidur siang di kelas saat istirahat, semua jadi berkumpul di meja gue untuk minta diajari PR dan materi pelajaran. Gue ga suka angka-angka (dan masih sampai sekarang) tapi gue terkenal sangat cepat menghapal dan memahami semua pelajaran diluar yang menggunakan angka sebagai bahan pokoknya. Anatomi tubuh apalagi! Gue juaranya xD Jadi setelah berpikir keras, gue akhirnya memutuskan bahwa gue lebih suka kehidupan yang tenang daripada masa depan yang cerah (tentu saja ini keputusan yang salah, tapi kalian harus maklum, ini dibuat oleh anak umur 10 tahun di jaman komputer belum ditemukan) Jadilah gue menurunkan porsi kepandaian gue ke rangking 5 lumayanlah ya masih top 5. Gue menamatkan SD gue dengan cukup sukses dan dibawah ancaman ga akan lanjut sekolah, karena gue menolak masuk ke sekolah Katolik pilihan bokap, dan memilih mendaftarkan diri di sekolah negeri. Ya iyalah gue ogah, sekolah katolik tempat gue sekolah selama ini semua muridnya adalah : perempuan Since I was at elementary school, I already love a man :-)
Btw, sepertinya tulisan kali ini jelas memperlihatkan ketidakmampuan gue menjaga fokus di 1 topik. Isi tulisan menjadi jauh dari judulnya. Gue cuma mau ngasih tau kalo tadi gue bawa #twitalk Andri Rizki Putra dan dia nyaris sama dengan gue dalam hal kenakalan masa SD. Padahal gue selama ini ga sanggup menegur tingkah anak SD karena gue pikir gue sendiri ga normal waktu SD saking bandelnya. Tapi sekarang gue sadar, kalau masih banyak orang di luar sana yang sama bandelnya atau bahkan lebih bandel dari gue. Perbedaan antara gue dan +Andri Rizki Putra adalah dia berhasil sukses sedang gue belum. Tapi it's okay, semua orang memiliki hidup masing-masing, dia sukses dalam caranya dan gue juga bakal sukses dalam cara gue sendiri. Keberhasilan gue survive dari masa lalu gue adalah kesuksesan tersendiri. Selamat yaaaaa.... kata gue kepada diri sendiri :-)
jadilah orang pertama yang menyelamati diri sendiri, dan menyayangi diri sendiri dan menerima diri sendiri apa adanya... note to all of you : you must love yourself before love anyone else!!
Beberapa hari yang lalu ada seorang pria yang memutuskan untuk melompat dari lantai 50an di sebuah gedung di kota Jakarta.
Melihat foto yang beredar di internet sungguh sangat memilukan hati.
(Baru kali ini rasanya saya ingin menulis secara formil, without my quirky sense of humour)
Mungkin orang akan mengatakan dan menilai bahwa pelaku bunuh diri; atau saya akan menyebutnya manusia yang memutuskan sendiri saat dan waktu hidupnya harus berakhir; adalah orang yang pengecut karena tidak berani menghadapi persoalan hidupnya.
Tapi bagi saya, orang-orang ( yang sudah almarhum) tersebut adalah orang yang sangat berani.
Kenapa?
Karena bila saya menempatkan diri sendiri di posisi mereka, belum tentu saya sanggup melakukan yang mereka lakukan.
Tempatkan saya di lantai 60 dan saya akan jatuh gemetar karena takut ketinggian tanpa sempat punya tenaga untuk berdiri dan meloncat dari jendela.
Berikan saya tali dan tiang, maka saya akan menjadikannya jemuran tanpa punya keberanian untuk mengikatnya di leher karena keselek air liur sendiri saja sudah cukup sakit apalagi tercekik oleh tali itu bukan?
Saya ini yang penakut!
Amat sangat takut hidup saya akan berakhir sebelum semua urusan dan tanggung jawab saya sebagai single parent dan sebagai anak dari ayah saya selesai saya kerjakan.
Setiap melihat bapak tua yang sedang menyapu jalan atau mendorong gerobak di jalanan Jakarta yang panas dan macet tanpa memakai alas kaki, saya selalu bersyukur bahwa itu bukan ayah saya.
Saya ini benar-benar penakut! But I thank GOD for that.
Saya tidak yakin ada yang membaca tulisan ini, tapi saya akan tetap menulisnya keyakinan saya bahwa : orang yang mengakhiri hidupnya sendiri adalah orang yang sangat berani.
Karena mereka sangat berani meninggalkan begitu banyak kesempatan yang hidup berikan kepada makhluk yang masih hidup.
Meninggalkan kesempatan untuk merasakan kepuasan saat berhasil menghadapi dan melalui satu demi satu masalah dalam hidup mereka.
Meninggalkan kesempatan menemukan jalan yang terang yang mungkin ada di jalan di depan mereka setelah mereka berhasil melalui lorong gelap tempat mereka berada saat ini.
Kesempatan bertemu orang-orang yang peduli dengan mereka.
Kesempatan untuk peduli pada orang lain.
Kesempatan untuk bukan cuma dibantu tetapi membantu orang lain.
Kesempatan memperoleh pengalaman baru dalam hidup.
Kesempatan bertemu orang baru.
Kesempatan untuk merasakan rasa puas pada diri sendiri karena merasa menjadi orang yang berguna bagi orang lain.
Kesempatan mencoba hal baru dalam segala hal yang bisa dicoba di dunia ini.
Kesempatan untuk menertawakan masa lalu yang saat dihadapi terasa sangat berat namun kini saat diingat kembali sebenarnya biasa-biasa saja.
Kesempatan untuk bersyukur atas segala hal yang diperoleh dan dimilki dalam hidup ini, dan
Kesempatan untuk menjadi tua....
Sekarang adalah masa dimana semua orang sibuk dengan sosial media sehingga saat duduk berdekatan pun orang hanya menghabiskan sedikit waktu untuk berbicara tapi menghabiskan waktu lebih banyak dengan handphonenya (sumpah, itu gue banget! Malu untuk mengakui, but that's really me )
Mungkin ada banyak orang di luar sana yang tidak punya tempat untuk mengeluarkan isi hati, beban pikiran, sharing problem atau bahasa gaulnya : curhat.
Waktu saya google dengan berbagai key words, ada banyak bantuan yang nyata untuk anak putus sekolah, fakir miskin, pelayanan kesehatan bagi yang tidak mampu dll.
Tapi waktu saya google untuk mencari tahu apakah ada bantuan nyata yang tersedia untuk orang yang depresi atau ingin bunuh diri yang saya dapatkan hanya link dan tips.
Tapi karena saya masih mencoba sekali lagi, saya berusaha menggoogle lagi, kali ini dengan bahasa negara lain, dan... di luar sana ternyata ada line call khusus untuk mereka yang berniat bunuh diri. Ada bantuan di luar sana dari orang-orang yang tidak mengenal mereka yang berniat mengakhiri semua masalahnya all in one in one shoot. "National suicide prevention lifeline" Ya kenapa tidak, setiap hidup, setiap nyawa adalah sangat berharga, seharusnya bisa menjadi aset bagi lingkungan keluarga, RT/RW, Kelurahan, Kecamatan, Kota dan Negara sekalipun. Bila anak putus sekolah dan fakir miskin dibantu sehingga mereka bisa sekolah dan bekerja, tetapi saat mereka terjun ke dalam kehidupan nyata di kota, terutama kota besar dengan permasalahan yang sangat kompleks yang tidak bisa diajarkan cara menghadapinya di sekolah atau tempat pendidikan non formil, saat mereka mengalami depresi (yang saya rasa sudah menjadi permasalahn umum) siapa yang akan menolong mereka? Dokter, psikolog, psikiater dan motivator sekalipun harus diakses melalui lembaga sendiri, yang harus didatangi oleh penderita dan pasti punya birokrasi sendiri yang sedikitnya menghabiskan 30 menit sebelum bisa bertemu dengan mereka.
Tapi saat orang menjadi sangat putus asa dan memutuskan untuk suicide, mereka tidak akan punya waktu untuk naik kendaraan menuju para dokter dan psikolog. Tidak punya waktu untuk mengurus administrasi. Waktu yang dipertaruhkan hanya beberapa menit. Kalau ada line telepon khusus yang bisa dicapai dengan menekan angka tertentu di handphone dan hanya menghabiskan waktu 2-3 menit untuk terhubung mungkin akan sangat membantu. Terlebih lagi bila akses itu bisa dihubungi dengan gratis. Free of charge! Ini jadi impian saya, andai saja ada yang mau membuat ini, saya bersedia jadi relawan di sana. I will do anything sebagai sesama manusia untuk membantu menyelamatkan 1 nyawa dari akhir yang sia-sia.
Saya turut berduka cita untuk semua keluarga yang ditinggalkan.
Semoga angka kasus bunuh diri bisa ditekan dan bukannya meningkat dari angka 1 setiap 40 detik seperti saat ini.
finally saya dapat sedikit informasi dari google, coba dihubungi nomernya tapi tidak diangkat, mungkin program ini sudah berhenti.
Saya harap secepatnya ada yang membuat line crisis centre atau crisis support, kalau ternyata sudah ada tolong kabari ke saya. I will definetely join as a volunteer. Ga peduli namanya apa, mau volunter apa relawan, saya tetap akan gabung. FOC.
Free of charge!
Stay alive please. Live is amazing!
Spread The Word, Suicide Isn't The Answer, Share & Save A Life.
Once you realize that someone you adore definitely will never become yours, that pain moment will make you face the truth, slap you in your heart, and after that hard moment you become calm and learn to remove all your feelings, all your dreams, all your memories, and let that person go from your heart.
When you reach this period; congratulation!
You are free now..
Fall in love somehow become a prison for your self.
You always think about that person you crush on in everything that you do.
You think about him or her first before you think about yourself ( maybe only me doing something fools like this).
So remove someone from my heart make me feel so light.
Make me sleep more at night without dream.
Make me wake up early in the morning.
Make my money stay safe in my wallet without thinking buy something for that person. Save my energy! without hot night with that person (too much information I think xD)
But the most important thing is, make my life become mine 100%.
woohooo... here comes the time to enjoy my self and my life completely.
I start to re-communicate with all my siblings, all my friends, to make a date to meet and enjoy our weekend together.
I can make a plan without any interuption. I even have my own card to go around the city with a train. Such a proggres in my life at this big city.
Like Syahrini said... I feel freeeee :)) Today is Friday, already have a long plan for tomorrow its awesome, from nothing happen at weekend and now really busy and have to choose with whom I will spend my weekend Ah ah, but first of all, I must finish my K-drama today How I love my life now. Btw, I wanna tell you something very important. I met with a guy yesterday, his smile just made my heart melt. But I dnt wanna involve with any guy for awhile.. wanna enjoy my freedom It's ok, I still love my life now. (but I do think that it was love at the first sight!)
Ga terasa besok adalah hari besar buat semua rakyat.. kalau dilaksanakan dengan benar dan jujur, seharusnya inilah yang benar-benar disebut pesta rakyat. Dimana rakyat memiliki kuasa sepenuhnya untuk ikut menentukan siapa pemimpinya. Demokrasi! Tapi gue rada deg-degan nih, besok bisa ga ya memilih? Sebenarnya status gue sama ama TKI di luar yang tidak memiliki KTP di tempat mereka berdomisili saat ini. Kami adalah wanita pekerja yang mencari nafkah di luar wilayah yang tercantum di Kartu identitas kami. Salahkan kami bila mencari kerja di luar wilayah kami? eh kok jadi curcol nih gue, OOT lol! Nah, kalo TKI bisa memilih di luar negeri, harusnya gue bisa dong ya. Kalau sampe besok gue ga bisa memilih... gue akan... akan menulis blog lagi!! Akan curhat sampai mewek karena ga bisa memilih. Akan mengetik sampai gue puas numpahin kekesalan gue karena ga bisa mencoblos wajah calon presiden gue. Kali ini, gue ngaku, apapun yg gue ketik besok adalah pengalaman pribadi gue sepenuhnya, bukan hasil plagiat pengalaman orang lain. Mari kita berharap besok adalah hari dimana semeua rakyat bisa berpesta tanpa dihalangi oleh birokrat yang ga perlu. Pilih 1 atau 2? wohoo... its my secret :-)
Kesadaran akan sesuatu hal kadang datang di saat yang tidak diduga.
Misalnya saat meeting di sore hari menjelang buka, ditengah peperangan melawan rasa lapar dan haus, ditengah perdebatan yg seharusnya ga ada, dan di tengah kumpulan orang yang sedang sibuk menentukan jenis kolom yang diperlukan dalam sebuah report;
tiba-tiba gue sadar kalau pria yang selama ini gue pikir ganteng banget sebenarnya ga ganteng.
Terutama bila dibandingkan dengan pria terganteng didunia versi gue seperti #Orlando Bloom dan Johny Deep!
Selama ini gue pikir dia pinter banget, guess what!
Dia biasa-biasa aja sodara-sodara, dia ga sepintar bayangan gue. Skill dia masih di bawah skill mantan gue.
Selama ini gue pikir dia cool;
wadow ternyata dia ga cool, tapi agak over act.
Nyaris menyerupai mantan gue yang sangat gue benci itu.
Lalu kenapa gue buang-buang waktu selama ini menggilai dia?
Ini gila apa pelet? Atau kebiasaan jatuh cinta kepada jenis pria yang sama?
Hadeuh hari gini ngomong pelet gue jadi berasa jadul banget.
Mungkin memang gue gila selama ini ya xD
Kegilaan ga boleh berlangsung selamanya, harus ada batas waktunya. 1,5 tahun rasanya sudah cukup.
Masa-masa kelam ini harus segera berakhir.
Buat lo cewe-cewe yang mengalami #unrequited love yg awalnya iseng kemudian jadi berkepanjangan kaya gue;
ikuti kata-kata gue: STOP IT. AND DO IT NOW!!
Dont hurt yourself for someone that doesnt realize how precious you are.
Dont waste your time so much for him.. like what i did now #glekz
He's not that special. He only become special cos you choose him to be special in your heart.
But once you kick him out from that special place.. he is nobody, just ordinary people that pass by in your life.
(Gue bener-bener baru nyadar, bahwa kita sanggup membuat manusia biasa terlihat seperti superman dalam hati kita, kalau kita menginginkannya!)
Jadi jangan cengeng-cengeng atau melow-melow.
Apalagi berpikir you cant live without him..
Hellooo... you cant live without air, or without money or without water...but 100% you can live without him.
Kalo lo masih di tahap unrequited love berarti dia masih belum pernah melakukan hal special untuk lo dan itu berarti dia ga akan pernah melakukan hal special buat lo girls.
So lets forget about someone like that.
Let him go!
Adzan sudah berbunyi, mari kita sholat dan berdoa semoga semangat ini ga luntur lagi
Go go girls :-)
Ps.
Gw demen banget nulis saat ada ide datang, ide yang datang dari pengalaman gue atau ngeliat temen lain atau hasil curhat sesaat atau hasil membaca status friend di socmed. Jadi seperti title blog gue, ini memang kacangan karena bukan hasil perenungan yang lama tapi merupakan hasil pemikiran spontan yang ga bisa disimpan lama, jadi harus gue ketik saat itu juga mumpung masih ada percikan-percikan emosi dalam kepala dan hati gue.